sampingrumahku.com - Hindia nama dari sebuah project musik yang sedang dilakukan oleh Baskara vokalis dari band Feast. Belakangan ini pula karya-karya musiknya ikut meramaikan kolom-kolom gerai musik digital menawarkan wacana-wacana yang menarik  di dalam karyanya untuk dibicarakan. Ohya, sebagai disclaimer tulisan ini opini saya pribadi sebagai respon terhadap apa yang dengar dan tentu saja apa yang saya mau tulis. 

Saya menemukan wacana mawas diri dalam karya dalam project Hindia ini. Saya sebagai pendengar mau tidak mau harus mencerna apa yang saya dengar. Nyatanya saya sebagai manusia sering kali merasa persoalan yang dihadapi begitu berat untuk saya hadapi. Berasa diguyur air, seketika itu pula terbangun dari delusi tentang kecemasan-kecemasan yang saya hadapi. 

Bagaimana tidak, di lagu Evaluasi saja Hindia berkata bahwa "masalah yang mengeruh, perasaan yang rapuh, ini belum separuhnya, biasa saja, kamu tak apa", mereka berkata kalau maalah yang kita hadapi itu biasa saja dan tentu saja kita baik-baik saja. Artinya saya, kamu, kita semua disadarkan kalau setiap masalah yang kita hadapi yang bakal menemukan jalan keluar dan lebih menguatkan dengan mengatakan bahwa kita baik-baik saja. Hanya saja seringkali ekspresi atau respon terhadap persoalan tersebut saya lakukan secara berelebihan. Tanpa sadar. Apalagi jika saya menghadapi sebuah kegagalan. Saya sadar kalau apa-apa yang berlebihan itu tidak baik. Kembali lagi Hindia mengatakan, "Kita semua gagal Ambil sedikit tissue bersedihlah secukupnya". Sebuah penggalan dari lirik berjudul Secukupnya. Jujur dalam keadaan tertentu mendengarkan lagu-lagu Hindia ini berasa mendapatkan nasihat, bahkan merasa malu.

Di lagu yang berjudul Belum Tidur Hindia berkolaborasi dengan Sal Priadi, solois dari Malang. Konsep kolaborasi yang unik, sebab mereka bernyanyi secara stereo, Basakara pada sudut kiri, dan Sal sudut kanan walaupun pada awal lagu mereka bernyanyi terpisah, namun di akhir lagu suara mereka bersatu kembali dengan lirik "Kau yang tahu racun diri sendiri". Segala persoalan yang pada diri saya, hanya saya sendiri yang tahu, hanya saya sendiri yang mampu menyelesaikannya. Diri saya sendiri yang punya kuasa atas persoalan-persoalan yang terjadi, dan saya sendiri yang harus memilih untuk menyelesaikan atau tidak menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi. Mengenal batasan atas kemampuan diri sendiri juga perlu, dan kembali lagi yang tahu hanya diri kita sendiri.

Bersambung ...

Hindia; Sebuah Usaha Mawas Diri Part I


sampingrumahku.com - Hindia nama dari sebuah project musik yang sedang dilakukan oleh Baskara vokalis dari band Feast. Belakangan ini pula karya-karya musiknya ikut meramaikan kolom-kolom gerai musik digital menawarkan wacana-wacana yang menarik  di dalam karyanya untuk dibicarakan. Ohya, sebagai disclaimer tulisan ini opini saya pribadi sebagai respon terhadap apa yang dengar dan tentu saja apa yang saya mau tulis. 

Saya menemukan wacana mawas diri dalam karya dalam project Hindia ini. Saya sebagai pendengar mau tidak mau harus mencerna apa yang saya dengar. Nyatanya saya sebagai manusia sering kali merasa persoalan yang dihadapi begitu berat untuk saya hadapi. Berasa diguyur air, seketika itu pula terbangun dari delusi tentang kecemasan-kecemasan yang saya hadapi. 

Bagaimana tidak, di lagu Evaluasi saja Hindia berkata bahwa "masalah yang mengeruh, perasaan yang rapuh, ini belum separuhnya, biasa saja, kamu tak apa", mereka berkata kalau maalah yang kita hadapi itu biasa saja dan tentu saja kita baik-baik saja. Artinya saya, kamu, kita semua disadarkan kalau setiap masalah yang kita hadapi yang bakal menemukan jalan keluar dan lebih menguatkan dengan mengatakan bahwa kita baik-baik saja. Hanya saja seringkali ekspresi atau respon terhadap persoalan tersebut saya lakukan secara berelebihan. Tanpa sadar. Apalagi jika saya menghadapi sebuah kegagalan. Saya sadar kalau apa-apa yang berlebihan itu tidak baik. Kembali lagi Hindia mengatakan, "Kita semua gagal Ambil sedikit tissue bersedihlah secukupnya". Sebuah penggalan dari lirik berjudul Secukupnya. Jujur dalam keadaan tertentu mendengarkan lagu-lagu Hindia ini berasa mendapatkan nasihat, bahkan merasa malu.

Di lagu yang berjudul Belum Tidur Hindia berkolaborasi dengan Sal Priadi, solois dari Malang. Konsep kolaborasi yang unik, sebab mereka bernyanyi secara stereo, Basakara pada sudut kiri, dan Sal sudut kanan walaupun pada awal lagu mereka bernyanyi terpisah, namun di akhir lagu suara mereka bersatu kembali dengan lirik "Kau yang tahu racun diri sendiri". Segala persoalan yang pada diri saya, hanya saya sendiri yang tahu, hanya saya sendiri yang mampu menyelesaikannya. Diri saya sendiri yang punya kuasa atas persoalan-persoalan yang terjadi, dan saya sendiri yang harus memilih untuk menyelesaikan atau tidak menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi. Mengenal batasan atas kemampuan diri sendiri juga perlu, dan kembali lagi yang tahu hanya diri kita sendiri.

Bersambung ...

No comments