sampingrumahku.com - Lemah Abang namanya. Sebuah warung pecel yang cukup dikenal di kota Banjarnegara. Letaknya di desa Semarang Kidul yang tak jauh dari kota namun suasananya tak begitu ramai, cukup lengang. Warung pecel Lemah Abang mempunyai fans tersendiri. Nah ini, kalau waktu sudah menunjukan pukul 12.00 maka siap-siap akan mengantre, sebab pada jam-jam ini para pekerja kantoran akan menyerbu. Tak hanya pekerja, orang yang dengan sengaja datang juga banyak.

Nah komposisinya si gak jauh beda sama pecel-pecel yang dijual di tempat lain. Ada bayam, kacang panjang, toge, potongan labu, serta kubis. Tapi yang membedakan, kalau di tempat lain porsi sayuran sudah ditentukan langsung sama penjual, tapi kalau di Warung Pecel Lemah Abang kita disediakan satu wadah yang berisi sayur mayur dan kita bebas mengambilnya tapi masih dalam takaran hehehehe.




Paduan sayur mayur rebus dengan sambal kacang yang bisa kita request tingkat pedasnya begitu menolong kalau jam makan siang hadir. Dengan 1 potong ketupat yang dipotong balok kecil-kecil ditambah potongan tahu bisa mengenyangkan perut kita. Selain itu juga disediakan gorengan hangat sebagai pendamping pecel yang sedaaaap ini. Ini yang bahaya, kalau sayur sudah habis maka gorengan disiram sambal pecel bisa jadi makanan pamungkas sebelum mengakhiri makan siang (hehehehehe). Saya sukanya mencampur semua komposisi biar merata dan tentunya lezat. Jika di luar negeri terdapat makanan dengan nama Salad, maka pecel adalah saladnya Indonesia yang penuh citarasa. 

Setelah kenyang, kita harus kembali pada rutinitas dan repetisi supaya lapar kembali mampir lantas kembali kita kenyangkan dengan makanan kesukaan kita lainnya. Ohya salah satu keajaiban makanan adalah dapat menjadi jembatan kita untuk bercerita. 

~sekian (:

Menikmati Pecel di Ujung Pusat Keramaian

sampingrumahku.com - Lemah Abang namanya. Sebuah warung pecel yang cukup dikenal di kota Banjarnegara. Letaknya di desa Semarang Kidul yang tak jauh dari kota namun suasananya tak begitu ramai, cukup lengang. Warung pecel Lemah Abang mempunyai fans tersendiri. Nah ini, kalau waktu sudah menunjukan pukul 12.00 maka siap-siap akan mengantre, sebab pada jam-jam ini para pekerja kantoran akan menyerbu. Tak hanya pekerja, orang yang dengan sengaja datang juga banyak.

Nah komposisinya si gak jauh beda sama pecel-pecel yang dijual di tempat lain. Ada bayam, kacang panjang, toge, potongan labu, serta kubis. Tapi yang membedakan, kalau di tempat lain porsi sayuran sudah ditentukan langsung sama penjual, tapi kalau di Warung Pecel Lemah Abang kita disediakan satu wadah yang berisi sayur mayur dan kita bebas mengambilnya tapi masih dalam takaran hehehehe.




Paduan sayur mayur rebus dengan sambal kacang yang bisa kita request tingkat pedasnya begitu menolong kalau jam makan siang hadir. Dengan 1 potong ketupat yang dipotong balok kecil-kecil ditambah potongan tahu bisa mengenyangkan perut kita. Selain itu juga disediakan gorengan hangat sebagai pendamping pecel yang sedaaaap ini. Ini yang bahaya, kalau sayur sudah habis maka gorengan disiram sambal pecel bisa jadi makanan pamungkas sebelum mengakhiri makan siang (hehehehehe). Saya sukanya mencampur semua komposisi biar merata dan tentunya lezat. Jika di luar negeri terdapat makanan dengan nama Salad, maka pecel adalah saladnya Indonesia yang penuh citarasa. 

Setelah kenyang, kita harus kembali pada rutinitas dan repetisi supaya lapar kembali mampir lantas kembali kita kenyangkan dengan makanan kesukaan kita lainnya. Ohya salah satu keajaiban makanan adalah dapat menjadi jembatan kita untuk bercerita. 

~sekian (:

No comments